Sobat Arsitektur Indonesia

Yayasan Museum Arsitektur Indonesia menganugerahkan predikat Sobat Arsitektur Indonesia kepada individu dan institusi yang berjasa menjaga keberlanjutan dan pengembangan koleksi Museum Arsitektur Indonesia.

Lim Masulin

Masulin adalah pendiri dan CEO dari PT Byo Living. Bekerjasama dengan para desainer Indonesia, ia aktif mengembangkan dan mempromosikan kerajinan anyaman menjadi produk-produk eksklusif di luar batasan tradisi kerajinan tradisional. Diawali dengan mengembangkan produk-produk anyaman dalam dunia adi busana, Masulin melihat peluang tradisi anyam berpotensi besar untuk menggali kekayaan khazanah arsitektur di Indonesia. Masulin telah menghadirkan berbagai produk anyaman Indonesia di dunia internasional, diantaranya melalui paviliun Elevation karya Andra Matin di ajang 16th International Architecture Exhibition di La Biennale di Venezia yang meraih penghargaan istimewa. Masulin memberikan banyak perhatian pada pengembangan wacana teori dan sejarah desain dan arsitektur di Indonesia.

 

Sonny Sutanto

Sonny Sutanto adalah pendiri dan prinsipal dari biro arsitek Sonny Sutanto Architects (SSA). Sonny Sutanto merupakan lulusan Universitas Indonesia pada tahun 1986, meraih gelar M.Arch dari UCLA Graduate School & Urban Planning, California pada tahun 1990. Ia memulai karirnya dengan bekerja pada perusahaan Australia yang berbasis di Jakarta sejak 1990 hingga 2003. Saat ini SSA merupakan salah satu biro arsitektur Indonesia yang memiliki portfolio yang panjang terutama dalam tipe bangunan hotel dan komersil. Selama karirnya, ia pernah meraih penghargaan antara lain: Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Awards, ARCASIA gold medal, Asian Best Interior Awards for F&B. Ia merupakan merupakan insiator dan pembina dari Yayasan Professor Gunawan Tjahjono yang memfokuskan perhatian pada pendokumentasian, penelitian, dan pengembangan pengetahuan mengenai arsitektur vernakular di Indonesia. Sonny Sutanto juga merupakan salah satu anggota dewan pengawas Yayasan Museum Arsitektur Indonesia.